Provinsi paling barat di Indonesia terkenal dengan sebutan Serambi Mekah dan tempat yang secara ketat menerapkan hukum moral Islam, yang dikenal sebagai Syariah. Pemerintah pusat sekuler Indonesia memberikan provinsi hak untuk menerapkan versi Syariah pada tahun 2016 sebagai bagian dari kesepakatan damai untuk mengakhiri perang separatis.

Terlepas dari kontroversi dan keprihatinan serius dari aktivis hak asasi manusia mengenai ketidaksetaraan gender, provinsi ini memberlakukan hukum pada tahun 2014 setelah menyetujui kode kriminal Islam Qanun Jinayat, yang mewajibkan semua orang di Aceh, termasuk non-Muslim, bikin review di https://www.gotravelly.com/ dan menangkan hadiahnya untuk mematuhi standar moral resmi. Beberapa aturan yang termasuk dalam peraturan tersebut termasuk penegakan pakaian penutup tubuh bagi wanita Muslim, dan hukuman cambuk sebagai hukuman atas berbagai kejahatan, termasuk tindakan seksual yang dianggap tidak bermoral.

Namun, jangan biarkan undang-undang ketat provinsi menghentikan Anda dari mengunjungi Aceh sebagai turis. Berikut adalah hal-hal dasar yang harus Anda ketahui sehingga Anda siap untuk perjalanan Aceh Anda.


Hijab

Karena 98 persen penduduk Aceh adalah Muslim, sebagian besar wanita yang akan Anda lihat di sana menutup kepala mereka. Tetapi jika Anda bepergian dengan seorang non-Muslim, Polisi Syariah Aceh akan memberi Anda pengecualian, selama Anda adalah orang asing dan dapat menunjukkan identitas Anda sebagai bukti bahwa Anda seorang non-Muslim.

Pengecualian ini juga berlaku untuk penduduk Cina dan non-Muslim Aceh. Wisatawan Muslim wanita yang tidak mengenakan jilbab juga diperbolehkan, selama mereka mengenakan pakaian sederhana. Penduduk Muslim yang tidak memiliki kepala tertutup akan memotong rambut mereka dengan paksa oleh pejabat.

Tidak ada celana pendek

Simpan celana panas Anda untuk Bali dan sebagai gantinya kenakan celana panjang longgar di provinsi Islam. Mengenakan celana panjang diperbolehkan oleh Syariah, selama tidak dipasang atau celana jins, karena jenis celana ini dianggap terlalu ketat karena dapat mengungkapkan bentuk tubuh wanita.

Aspek khusus Syariah ini mulai berlaku pada tahun 2009.


Razia

Kota Banda Aceh telah menerapkan jam malam yang tidak memungkinkan bisnis seperti restoran atau kafe untuk melayani wanita setelah jam 11 malam. untuk mengurangi pelecehan seksual. Selain itu, pejabat juga mengadakan penggerebekan untuk memeriksa apakah penduduk mematuhi standar moral resmi atau tidak, termasuk memeriksa apakah wanita mengenakan pakaian yang sesuai.

Di provinsi ini, polisi agama sering menghentikan kendaraan, termasuk sepeda motor. Jika Anda dihentikan oleh patroli atau razia, cukup tunjukkan ID Anda untuk membuktikan bahwa Anda adalah orang asing yang mengunjungi provinsi tersebut.


Mengunjungi masjid Baiturrahman

Kunjungan ke landmark bersejarah dan religius ini adalah suatu keharusan. Info makanan khas aceh di blog gotravelly, Serta arsitektur bergaya kolonial yang luar biasa, masjid adalah satu-satunya bangunan yang selamat dari tsunami yang melanda kota pada tahun 2006.

Jika Anda mengunjungi masjid, pakailah pakaian Muslim yang sesuai. Jangan memakai celana atau jeans yang pas. Tetapi jangan khawatir jika Anda tidak memilikinya, pejabat masjid akan memberi Anda tunik untuk menutupi tubuh Anda.